Wanagama Rally
Logo
Hutan Wonosadi, Hutan Adat Versi Masyarakat Lokal Gunungkidul
Oleh: Exwan Novianto, Wartawan BeritaJogja

Hutan Wonosadi merupakan hutan yang dipelihara keasliaannya oleh masyarakat Desa Beji. Lokasinya terletak di Desa Beji Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul. Tepatnya di Dusun Duren dan Dusun Sidorejo.

Masyarakat menyebut Hutan Wonosadi sebagai hutan adat. Cukup sederhana argumennya, setahun sekali masyarakat melakukan upacara Sadranan di Hutan Wonosadi. Upacara Sadranan merupakan upacara adat sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rejeki Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat Desa Beji.

Masyarakat memiliki cerita turun temurun bahwa Hutan Wonosadi merupakan kerajaan jin. Dengan cerita tersebut, sampai saat ini masyarakat tetap menjaga kelestarian hutan. Tidak satupun warga yang berani merusak pepohonan di dalam hutan. Hutan seluas 25 hektare itupun tetap lestari.

Kelestarian hutan ditandai dengan aneka flora fauna lokal. Keanekaragaman hayati tersebut terjaga secara alami.

Menurut masyarakat sekitar hutan, Zonasi areal dibagi menjadi zona inti dan zona penyangga. Zona inti merupakan areal Hutan Wonosadi seluas 25 hektare (Sumber: Kantor Pengendalian Dampak Lingkungan Kab. Gunungkidul). Areal seluas 28,70 hektare pun ditetapkan sebagai zona penyangga (Sumber: Lembaga Shorea). Tepatnya di Dusun Duren dan Dusun Sidorejo.

Areal Hutan Wonosadi merupakan Tanah Oro-Oro yang dikelola oleh pemerintah Desa Beji. Sedangkan zona penyangga membentang di tanah milik.

Kelompok Bala Dewi merupakan kelompok yang mengelola kelestarian di zona inti. Kegiatannya berkaitan dengan upacara adat dan keamanan hutan.

Kelompok Sumber Rejeki mengelola zona penyangga. Zona tersebut berupa areal hutan rakyat dan persawahan. Kelompok tersebut merupakan kelompok tani yang mewujudkan peningkatan pendapatan masyarkarat dengan kegiatan-kegiatan hutan rakyat dan pertanian.

Hutan Adat Wonosadi telah memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Tiga sumber air memberikan penghidupan bagi masyarakat sekitarnya. Keanekaragaman hayati menjadi obyek penelitian bagi kaum pandai. Keindahan alam Desa Beji memberikan kesejukan bagi para wisatawan.




Belum ada Komentar

Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/banner_argentumbooks.jpg
files/logobc1.png
files/banner_khatulistiwa.jpg
files/beritabandoeng.jpg