Kirab Budaya Pengukuhan Yogyakarta Kota Republik
KOTA JOGJA_Meski hujan deras mengguyur Kota Yogyakarta, selasa (04/01) masyarakat tetap antusias mengikuti Kirab Budaya Pengukuhan Yogyakarta Kota Republik. Acara memperingati 65 tahun silam di mana Ibukota RI dipindahkan ke Jogjakarta ini diikuti oleh seluruh elemen masyarakat.
Di Pagelaran Keraton, Sri Sultan HB X didampingi Walikota dan seluruh Bupati se- DIY mengukuhkan Yogyakarta sebagai Kota Republik.
“Pada 4 Januari kita jadikan kekuatan bersama untuk membangun kebersamaan dan warga Jogja dapat ikut serta memperingati peristiwa sejarah ini.” ungkap Sultan.
Widihasto Wasana Putro, koordinator panitia bersama mengungkapkanĀ Kirab Budaya ini merupakan bentuk masyarakat Jogjakarta yang mempunyai cara unik untuk mengartikulasikan sikap politik.
Kirab Budaya diikuti oleh masyarakat Yogyakarta. Peserta Kirab Budaya antara lain American Jeep, Bregodo Ngeksigondo Astono Luhur Mataram Kuthogede, Bregodo Sekullanggi, Paguyuban Budaya Suroloyo, Bregodo Keprajuritan Abdi Dalem Kesenian Imogiri, Prajurit Kejawen Topeng Edan, Barongsay, 4 buah komunitas Sepeda Onthel, Paguyuban Tritunggal, peserta Ndalem Pujokusuman, Paguyuban Songsong Buwana, Paguyuban Hondodento, Paguyuban UMKM DPD Hipmikindo DIY, Jathilan & Kasidah Sukunan Camping, Reog Wayang Dinas Kebudayaan Bantul dan Becak Hias. (Exwan)