Wanagama Rally
Logo
FOTO SEBELUMNYA
Tari Golek Lambangsari Tari Golek Pucung ketoprak

Tari klasik merupakan salah satu budaya adiluhung. Salah satu jenis tari klasik adalah Tari Klasik Gaya Yogjakarta. Tari klasik Gaya Yogjakarta mempunyai ciri khas sendiri, walaupun ada beberapa gerakan yang hampir sama dengan Tari Klasik Gaya Surakarta.

 Setiap tari klasik seperti halnya tari-tari lain mempunyai sebuah cerita atau pesan yang disampaikan melalui gerakan tari.Beberapa contoh tari Klasik Gaya Yogyakarta adalah Tari Golek Lambangsari, tari Golek Pucung Ketoprak dan Beksan Entheng.
Salah satu bentuk arsitekstur Tamansari yang unik Bagian dalam Tamansari

KOTA JOGJA_Tamansari merupakan salah satu tempat yang berada di Kawasan Keraton Yogyakarta. Tamansari ini adalah salah satu taman kerajaan (pesanggrahan) Sultan Yogya dan keluarganya. Tamansari lebih berfungsi sebagai tempat peristirahatan yang berupa pemandian.

Letak Tamansari berada di Selatan Keraton Yogyakarta sekitar 0,5 km. Tamansari di bangun pada masa Sultan Hamengku Buwono I atau sekitar abad XVII. Untuk dapat menempuh Tamansari dapat menggunakan becak atau andong karena Tamansari ini terletak di tengah-tengah kota.
Suasana kali Kuning yang sejuk dipergunakan oleh pengunjung untuk bermain Salah satu pengunjung juga mengabadikan keindahan pemandangan di Kali Kuning dengan Kamera. Kali kuning juga sering dipergunakan oleh pecinta Fotografi sebagai tempat pemotretan

SLEMAN_Kali Kuning merupakan salah satu alternatif tujuan wisata di Yogyakarta. Kali Kuning yang merupakan tempat wisata pegunungan menawarkan berbagai keindahan alam pegunungan. Kali Kuning sendiri terletak di bawah Gunung Merapi atau di sebelah timur objek wisata Kaliurang.

 Untuk menuju ke Objek Wisata kali kuning, dapat ditempuh dengan motor atau mobil dengan waktu sekitar 1 Jam dari Kota jogjakarta. Untuk dapat masuk ke Objek wisata Kali Kuning akan dikenakan retribusi sebesar Rp 2.000 yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Merapi.

pemain reog sedang baris dengan gerakan yang sama. terlihat tokoh paling depan yang sering disebut dengan Pengarep. Tokoh pengarep yang sedang berperang

Reog Kulon Progo merupakan sebuah kesenian rakyat yang bercerita tentang tokoh wayang. reog Kulon Progo ini berbeda dengan reog Ponorogo yang lebih terkenal dengan barongan. Reog Kulon progo lebih bercerita tentang tokoh-tokoh wayang seperti sencaki, buto dan tokoh wayang lainya.

Keberadaan Reog Kulon Progo saat ini kian langka ditemui. Tetapi pada saat menjelang Hari Kemerdekaan RI, Kesenian rakyat ini ramai dimainkan di Kabupaten Kulon Progo terutama di Pedesaan. seperti di dusun sumur Muling Gulurejo Lendah Kulon Progo, para pemuda memainkan reog untuk memeriahkan hari Kemerdekaan RI yang ke 64 tahun.

Masyarakat sangat antusias menyaksikan Festifal Kesenian Yogyakarta 2009 Promosi dilakukan disekitar jalan Malioboro. Terlihat Dua Orang dengan Pakaian Khas wayang Orang tengah melakukan Promosi tentang kegiatan FKY 2009
Festifal Kesenian Yogyakarta (FKY) 2009 ini merupakan acara rutin yang digelar setiap tahun sekali. FKY 2009 yang mengambil tema Golong Gilig ini digelar di Benteng Vredeberg Jalan Malioboro, 7 hingga 30 Juni 2009. dalam festifal Kesenian ini menyuguhkan berbagai macam aneka kerajinan, dan kesenian Yogyakarta. Selain itu setiap malamnya juga disajikan kesenian khas jogjakrta seperti Ketoprak, tayup dan Sendratari.
Para pengunjung sedang menyaksikan robot koloni laba-laba dan robot CCTV karya Lutse Morin Salah satu peserta kontes robot  dari SMU 3 Yogyakarta sedang menampilkan atraksi robot karya SMU 3
UGM menyelenggaraan Kontes Robot Indonesia (KRI) dan Robot Cerdas Indonesia (KRCI) untuk Wilayah III meliputi Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Kalimantan, pada 12-13 Mei 2009 di Grha Sabha Pramana (GSP), Bulaksumur. Kontes robot kali ini menyertakan 13 tim peserta KRI dan 38 tim peserta KRCI. KRCI terbagi dalam empat divisi, dengan rincian 10 tim peserta untuk expert battle, 6 tim untuk expert single, 6 tim untuk berkaki (legged), dan 16 tim untuk beroda (wheeled). (Foto: Dwi Nugroho, Berita Jogja)

Sekitar 90 murid SMP Madania, Bogor (jawa Barat) berkunjung ke Wanagama Bedrock Forest (WBF) di Gunungkidul, Rabu (29/4). Mereka mempelajari ekossitem hutan, batuan karst yang membentang di Hutan Wanagama. Kawasan batuan karst ini tadinya gundul dan gersang, tapi pada 1960-an sejumlah pecinta lingkungan Universitas Gadjah Mada (UGM) merintis penghijauan. Hasilnya, enam juta meter persegi gunung cadas itu kini berubah menjadi hutan ijo royo-royo. (Foto: ExwanNovianto dan Asep Syaefulah)

 

Pusat pedidikan lingkungan hidup Wanagama Bedrock Forest (WBF) membangun trek bersepeda di hutan (forest bike). Di sini terdapat trek untuk bersepeda santai (fun bike), menjelajah hutan (forest cruise), ataupun sepeda gunung (mountain bike, MTB). Itu menambah peran WBF yang selama ini terkenal sebagai arena belajar tentang lingkungan di alam terbuka, di areal hutan enam juta meter persegi. (Foto: Dokumentasi Wanagama Bedrock Forest)
Keluarga Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (KMFKT UGM) menggelar aksi "Road to Malioboro" pada peringatan hari bumi. Aksi tersebut berupa jalan kaki dari Kampus UGM menuju Malioboro, Sabtu (19/4). Sekitar 130 orang ikut dalam aksi tersebut. Hari Bumi jatuh pada 22 April. (Foto: Exwan Novianto)
Jogja ibarat 'melting pot', tempat masyarakat berbagai latar belakang berkumpul dalam suasana guyub-rukun. Di tengah warga Muslim yang mayoritas, ada ruang bagi umat beragama lain, termasuk umat Katholik yang baru saja merayakan Paskah dengan damai dan khidmat akhir pekan lalu. Di situ budaya Jawa serta lembaga pendidikan tampil sebagai 'ruang bersama' yang membuat mudah pertemuan beragam kalangan masyarakat Kota Jogja. (Foto: Dwi Nugroho, beritajogja.com)
Petugas TPS berpakaian lengkap jawa. Agar suasana segar, bilik suara dihias gambar buah-buahan.

Banyak TPS-TPS unik yang ada di Jogjakarta. Antara lain adalah TPS 22 Joyokusumo Keraton Kota Jogjakarta dan TPS mantrijeron Jogjakarta. Di Joyokusumo, TPS didesain dengan penuh nuansa jawa. para petugas berpakaian jawa lengkap. Desain biliknya pun berbeda dengan bilik suara pada umumnya. Di TPS ini bilik suara dihias denagn batik yang terkenal dengan khas jogja.
 
Di Mantrijeron, TPS juga unik. Selain ada nuansa jawanya, bilik-bilik suara dihiasi dengan gambar berbagai macam buah-buahan dan minuman. Hal tersebut dimaksudkan agar suasana tetap sejuk dengan gambar buah dan minuman yang segar. Selain itu, pintu masuk dan keluar didesain seperti gapura keraton yang cukup megah dengan hiasan atau ornamen gunugan. Foto: Dwi Nugroho

Berbagai jurus diterapkan pengusaha bengkel mobil untuk memikat konsumen. Salah satunya dengan membuka bengkel khusus merek tertentu, seperti Bengkel KK di Jalang Lingkar Utara Jogja di Kawasan Condongcatur, yang hampir semua pelanggannya adalah pemilik mobil Peugeot. Kini terdapat sejumlah bengkel serupa yang khusus melayani merek bahkan tipe mobil lain. Bisnis ini juga terdorong oleh maraknya klub-klub mobil merek tertentu di berbagai kota besar Indonesia. (Foto: Sigit Pramono, beritajogja.com)
Sepasang suami-istri menumbuk kedelai yang kering dijemur. Perempuan petani hutan Gunungkidul tak risi membantu suami dengan merawat ternak sapi.
Gunungkidul memiliki beribu hektare lahan tandus. Tapi itu tak menghalangi masyarakatnya di pedesaan untuk tetap berkarya. Bahkan sebagaian dari para petani di desa sekitar lahan hutan berhasil melakukan perbaikan mutu lingkungan hidup melalui pengelolaan hutan yang sustainable. Dan yang pasti, Gunungkidul memiliki beberapa kawasan pantai yang menawan dan berpotensi besar jika dikelola benar. (Foto: Sigit Pramono, Exwan Novianto, dokumentasi Pena Indonesia)
Bukit telanjang di Dieng, dengan plastik mulsa penutup bibit kentang. Air hujan mengikis lapisan tersubur dan menjadikannya lumpur yang membuat dangkal anak-anak Sungai Serayu. Jalan berkelok ke Dieng, kilometer 20 dari Kota Wonosobo. Timbunan kotoran ternak di tepi jalan untuk media kentang menebarkan aroma mengusik hidung.
Sampai dasawarsa 1980-an, Dataran Tinggi Dieng (Jawa Tengah) masih mempesona sekalipun pernah menebar petaka ketika ratusan warga tewas akibat menghirup semburan gas beracun Kawah Sinila pada 1979. Dieng (Di Hyang), kata cerita, adalah nirwana tempat bersemayam para dewa. Tapi sejak 1998 permadani hijau Dieng terkelupas, berganti ladang kentang. Surga menjulang dan menyentuh awan itu kini terbengkalai.... (Foto: Dokumentasi Pena Indonesia).
Masyarakat mulai memasuki kawasan Alun-alun utara menjelang Grebeg Sekaten, Senin (9/3/200) Massa berdesakan ke arah Keraton untuk melihat dari dekat gunungan tumpeng.
Pekan Raya Sekaten memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW usai pada Senin (9/3/2009) atau 12 Maulid, dengan puncak acara Grebeg. Puluhan ribu pangunjung dari dalam dan luar negeri membuat padat Alun-alun Utara Keraton Jogja. (Foto: Dwi Nugroho, beritajogja.com)
Gotongroyong adalah salah satu nilai budaya khas Indonesia. Gotongroyong menyatukan anggota masyarakat. Tapi gaya hidup kapitalistis dan individualistis membuat orang mementingkan urusan pribadi. Gotongroyong pun menjadi kegiatan langka di Indonesia, kecuali di kota-kota kecil serta pedesaan, seperti gotongroyong dalam kerjabakti di Dusun Mendiro, Gulurejo Kulon Progo. Tiap Ahad pagi, anggota paguyuban Sinoman Tri Tunggal turun bersama bekerja bakti membersihkan lingkungan. (Foto: Dwi Nugroho)
Gamelan pusaka di tabuh di bangsal Ponconiti sebelum di bawa ke Masjid Agung Kauman Jogjakarta Bregodo dan dua perangkat gamelan pusaka ketika keluar dari pagelaran keraton.
Miyos gongso adalah prosesi ritual dikeluarkanya dua perangkat gamelan pusaka milik Keraton Ngayogyakarta Hadiniringrat. Dua gamelan tersebut adalah Kanjeng Kyai Guntur madu dan Kanjeng Kyai Nogo Wilogo. Miyos Gongso berlangsung di sela-sela Sekaten, perayaan peringatan Bulan Maulid (kelahiran Nabi Muhammad SAW). Foto-foto: Dwi Nugroho (beritajogja.com)
24 Feb 2009 06:07
Semrawut [3 foto]
Lembah Code Bendera partai
Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu)u 2009, iklan berbagai partai politik dan calon anggota legislatif memenuhi tiap ruas jalan di Yogyakarta. Foto mereka bahkan berjejer rapi di satu titik, misalnya di Dusun Kamdanen, Jalan Palagan. Bendera beberapa partai bisa mengumpul di satu tempat, antara lain di Kali Code dan Jalan Ronodigdayan, Kelurahan Bausasran. Foto: Nurhikmah (Beritajogja.com)
Bersama ibu, memilih foto. Mencari foto wisuda putra tercinta.
Upacara wisuda sarjana di Universitas Gadjah mada (UGM) selalu menjadi lahan mendulang rezeki para fotografer. UGM dalam setahun melakukan empat kali wisuda sarjana, seperti pada Rabu (18/2/2009) di Kampus Bulaksumur, Sleman terhadap 1.284 sarjana. Sejak berdiri pada 19 Desember 1949, universitas tertua di Indonesia ini telah meluluskan 196.287 sarjana yang berasal dari seluruh Indonesia. Foto-foto: Dwi Nugroho (Beritajogja.com)
Salah satu pasukan peserta kirab. Beberapa peserta kirab memasang dan menyalakan dupa pada ujung tombak.
SLEMAN: Untuk mengenang Demang Wiro Suto beserta keluarga sekaligus untuk tolak bala (malapetaka), setiap tahun masyarakat Ambar Ketawang menggelar Saparan Bekakak. Demang Wiro Suto adalah abdi dalem (punggawa) Kerajaan Mataram yang bertugas menunggu pesanggrahan (wilayah) Ambar Ketawang. Ki Demang beserta keluarganya meninggal akibat runtuhnya Gua Keliling yang berada di Gunung Ambar Ketawang. Foto-foto: Dwi Nugroho (Beritajogja.com)
Pesona Sunset Keraton Ratu Boko
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_5898.jpg
Salah satu bangunan yang ada di komplek Ratu Boko

SLEMAN_Candi Keraton Ratu Boko adalah candi yang masih berada di kawasan Candi Prambanan yaitu sekitar 3 km arah selatan dari Candi Prambanan. Pesona sore hari dengan sunset yang menawan mampu memberikan nuansa keindahan yang luar biasa. Candi ini merupakan berupa bangunan candi yang terdiri dari beberapa bangunan yaitu gapura, candi pembakaran, paseban (paseban), pendapa dan komplek pemandian keputren.



FOTO LAINNYA:
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_5987.jpg Keindahan matahari terbenam (sunset) di Ratu boko
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_5984.jpg Keindahan matahari terbenam (sunset) di Ratu boko
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_5976.jpg Keindahan matahari terbenam (sunset) di Ratu boko
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_5947.jpg Keraton ratu Boko
http://www.beritajogja.com/contentimg/files/img_6036.jpg Keindahan Keraton Ratu Boko sering digunakan untuk membuat foto pre wedding
nasirudin pada 1 Feb 2010 20:53 :
Eh, bukan muhrimnya hayo...
R.Ay.Mrygadadava Safia Noor In pada 17 Jul 2010 06:39 :
Nama :
Email :
Website :
Komentar :
Kode Verifikasi
Masukkan kode Verifikasi :
files/banner_argentumbooks.jpg
files/logobc1.png
files/banner_khatulistiwa.jpg
files/beritabandoeng.jpg