BERITA SEBELUMNYA:
19 Jan 2010 14:19 - Exwan Novianto
Tiga Upacara Adat Awali Tahun 2010
Sleman: Kabupaten Sleman kembali menyajikan tiga upacara adat yang merupakan salah satu aset budaya dan pariwisata. Ketiga upacara adat tersebut adalah Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo pada hari Kamis malam 21 Januari 2010 di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak, Upacara Adat Merti Bumi pada hari Minggu 24 Januari 2010 di Wonokerto Turi, dan Upacara Adat Saparan Bekakak pada hari Jum’at 29 Januari 2010 di Banyuraden Gamping.
Rangkaian Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo sudah dilaksanakan sejak tanggal 8 hingga 23 Januari 2010 mendatang di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak Sleman. Puncak acara dilaksanakan pada hari Kamis Wage malam Jum’at Kliwon 21 Januari 2010 jam 19.30 WIB yang berupa Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo dari halaman masjid peninggalan Ki Ageng Wonolelo menuju Makam Ki Ageng Wonolelo oleh sesepuh trah, putro wayah, santri, alim ulama, prajurit dan berbagai kelompok kesenian dilanjutkan dengan penyebaran apem seberat satu ton kepada pengunjung.
Upacara Adat Merti Bumi Tunggularum akan dilaksanakan mulai tanggal 21 – 24 Januari 2010 di desa Wonokerto Turi. Salah satu tujuan Upacara Adat Merti Bumi Tunggularum disamping merupakan wujud kesadaran dan rasa syukur akan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa juga untuk meningkatkan dan mengembangkan seni tradisi budaya dalam masyarakat tradisional pedesaan yang diarahkan pada pengembangan pariwisata. Upacara Adat Merti Bumi ini dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut meliputi prosesi pengambilan air suci 4 penjuru, parade seni dan budaya, pajupat 1 pancer, pengajian dan mujahadah, pameran potensi masyarakat dan bazaar serta pada puncak acaranya berupa kirab pusaka Kyai Tunggulwulung, kirab tumpeng wulu wetu, kirab tumpeng lanang wadon, tari persembahan, gunungan salak, pelepasan burung, gejog lesung, dan bregada prajurit “pager bumi”.
Sedangkan Upacara Adat Saparan Bekakak akan dilaksanakan di penghujung bulan Januari, tepatnya hari Jum’at Kliwon tanggal 29 Januari 2010 di Ambarketawang Gamping. Pada tahun ini upacara adapt saparan Bekakak akan dikemas dengan nuansa tradisional modern dengan melibatkan berbagai komunitas diantaranya komunitas vespa, jeep, mobil willis, sepeda onthel, disamping bregada-bregada prajurit tradisional dan kesenian tradisional.
Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Drs. Untoro Budiharjo mengatakan bahwa upacara-upacara adat yang tiga diantaranya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2010 ini merupakan aset budaya lokal yang adiluhung sehingga pantas untuk tetap dilestarikan. Diharapkan event-event tersebut dapat dikemas dengan lebih baik yang mampu menyajikan potensi seni budaya masyarakat setempat secara optimal.
Rangkaian Upacara Adat Saparan Ki Ageng Wonolelo sudah dilaksanakan sejak tanggal 8 hingga 23 Januari 2010 mendatang di Pondok Wonolelo Widodomartani Ngemplak Sleman. Puncak acara dilaksanakan pada hari Kamis Wage malam Jum’at Kliwon 21 Januari 2010 jam 19.30 WIB yang berupa Kirab Pusaka Ki Ageng Wonolelo dari halaman masjid peninggalan Ki Ageng Wonolelo menuju Makam Ki Ageng Wonolelo oleh sesepuh trah, putro wayah, santri, alim ulama, prajurit dan berbagai kelompok kesenian dilanjutkan dengan penyebaran apem seberat satu ton kepada pengunjung.
Upacara Adat Merti Bumi Tunggularum akan dilaksanakan mulai tanggal 21 – 24 Januari 2010 di desa Wonokerto Turi. Salah satu tujuan Upacara Adat Merti Bumi Tunggularum disamping merupakan wujud kesadaran dan rasa syukur akan karunia Tuhan Yang Maha Kuasa juga untuk meningkatkan dan mengembangkan seni tradisi budaya dalam masyarakat tradisional pedesaan yang diarahkan pada pengembangan pariwisata. Upacara Adat Merti Bumi ini dikemas dalam berbagai bentuk kegiatan. Adapun kegiatan-kegiatan tersebut meliputi prosesi pengambilan air suci 4 penjuru, parade seni dan budaya, pajupat 1 pancer, pengajian dan mujahadah, pameran potensi masyarakat dan bazaar serta pada puncak acaranya berupa kirab pusaka Kyai Tunggulwulung, kirab tumpeng wulu wetu, kirab tumpeng lanang wadon, tari persembahan, gunungan salak, pelepasan burung, gejog lesung, dan bregada prajurit “pager bumi”.
Sedangkan Upacara Adat Saparan Bekakak akan dilaksanakan di penghujung bulan Januari, tepatnya hari Jum’at Kliwon tanggal 29 Januari 2010 di Ambarketawang Gamping. Pada tahun ini upacara adapt saparan Bekakak akan dikemas dengan nuansa tradisional modern dengan melibatkan berbagai komunitas diantaranya komunitas vespa, jeep, mobil willis, sepeda onthel, disamping bregada-bregada prajurit tradisional dan kesenian tradisional.
Kepala Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Drs. Untoro Budiharjo mengatakan bahwa upacara-upacara adat yang tiga diantaranya akan dilaksanakan pada bulan Januari 2010 ini merupakan aset budaya lokal yang adiluhung sehingga pantas untuk tetap dilestarikan. Diharapkan event-event tersebut dapat dikemas dengan lebih baik yang mampu menyajikan potensi seni budaya masyarakat setempat secara optimal.
Komentar
Belum ada Komentar
