26 Feb 2009 06:00 - Asep Saefullah
Indomerapi, Membawa Salak Pondoh ke Pasar Global
SLEMAN : Salahsatu hasil bumi khas dari Jogja adalah salak pondoh. Salak pondoh punya rasa yang berbeda dari salak yang dihasilkan dari daerah lain. Selain manis, salak pondoh Jogja juga berdaging tebal dan mengupasnya sangat mudah.Salak pondok menjadi salahsatu buah yang banyak peminatnya. Bahkan permintaan salak pondoh di pasar global sangat tinggi. Upaya menjawab permintaan pasar global ini telah dilakukan oleh kelompok petani salak di Kabupaten Sleman. Sejak Oktober silam, Asosiasi Petani dan Pedagang Salak Indomerapi sudah mengekspor salak ke China.
Surya Agung, Ketua Asosiasi Petani dan Pedagang Salak Indomerapi mengatakan setidaknya dalam sepekan pihaknya mengirim dua ton salak ke China. "Sebenarnya permintaannya sangat besar. Tapi kapasitas produksi, kontrol kualitas serta pengemasan masih menemui beberapa kendala," kata Agung.
Selain China, pemintaan salak pondoh dari Amerika, Eropa dan Timur Tengah juga terus berdatangan. Awal pekan ini, Indomerapi kedatangan Hafidz dari Dubai, Uni Emirat Arab. "Salak merupakan buah yang sangat khas dengan rasa yang dapat diterima lidah kami," kata Hafidz.
Kedatangan pengusaha Timur Tengah ke Jogja itu ingin melihat langsung kondisi kebun dan proses produksinya. "Dengan manajemen yang dilakukan Indomerapi, saya yakin mereka dapat memenuhi kebutuhan di Timur Tengah," imbuh Hafidz.
Dengan membawa salak ke pasar global, Indomerapi mampu meningkatkan kesejahteraan petani. "Dengan bimbingan Pak Agung, sekarang masalah penjualan tidak ada. Dan harga juga terus naik," kata Sujari, pengurus kelompok petani salak Kemang Mulyo.
Di Sleman, setidaknya terdapat sekitar 2.000 hektar lahan salak pondoh yang dikelola petani. Total produksi dalam setahun bisa mencapai 1.500 ton. Harga salak pondoh di pasar lokal berkisar Rp 4.000-Rp 6.000 per kilogram.
"Harga salak pondoh yang diekspor berkisar antara Rp 7.000- Rp 13.000 per kilogram," kata Agung.(BJ-33)
Komentar
Meta
pada 26 Feb 2009 06:42 :
Selamat mas Agung!
Alumni UII yang kreatif dan mau memajukan desanya sendiri.
Alumni UII yang kreatif dan mau memajukan desanya sendiri.

donu sabri
pada 23 Mar 2009 21:20 :
Selamat boss, sukses selalu. Mas, cara mengeskpor salak pondoh ke luar negeri bagaimana? contact person-nya siapa?

kyai kanjeng
pada 8 Oct 2009 01:56 :
salut untuk mas agung. semakin bnyk org2 kreatif di Indonesia, negara kita semakin maju. jangan contoh pejabat kita yang bisanya cuma KORUPSI saja.







