23 Jan 2009 17:16 - Opic
Perkayuan Akan Sumbang 20% Pendapatan Daerah
KULON PROGO : Bupati Kulon Progo, Toyo Santoso Dipo memiliki target untuk meningkatkan Pendapatan Daerah Regional Brotto (PDRB) Kulon progo dari sektor perkayuan. Target tersebut dimulai dengan mencanangkan gerakan penanaman pohon secara serentak di Kulon Progo yang pada tahun 2009 mencapai 1,5 juta pohon. "Dari penanaman pohon jenis mahoni dan albasia (sengon laut) sebanyak itu, kedepan, ditargetkan akan mampu menyumbang PDRB Kulon Progo dari sektor perkayuan sebesar 20 persen," kata bupati usai melaksanakan gerakan penanaman dan penghijauan di Jalan Sentolo-Pengasih.
Menurut Toyo, setiap pohon yang ditanam dalam jangka waktu 6-8 tahun bisa dijual dengan harga rata-rata Rp500 ribu. "Sedangkan dari 1,5 juta pohon yang ditanam rata-rata memiliki kemungkinan hidup 70 persen atau sejumlah 1 juta batang. Sementara PDRB Kulon progo sekarang mencapai Rp 2,67 trilyun," tuturnya.
Gerakan penghijauan dan penanaman pohon tersebut merupakan program yang berkelanjutan dan akan ditopang dengan peningkatan untuk sektor pendukung yang lain. Seperti, industri mebel, kerajinan dari kayu dan produksi industri kayu setengah jadi. ”Sehingga penjualan kayu dari Kulon Progo nanti tidak akan berwujud kayu gelondong, namun paling tidak dalam berbentuk kayu olahan setengah jadi,” katanya.(BJ-33)
Komentar
Jojo
pada 23 Jan 2009 19:28 :
Semoga bukan seremoni saja. Sengon sangat cepat tumbuh dan harganya juga lumayan.
Industri penunjang yang diharapkan itu juga harus segera dipikirkan. Agar warga semangat memelihara pohonnya, karena pasarnya jelas.

Industri penunjang yang diharapkan itu juga harus segera dipikirkan. Agar warga semangat memelihara pohonnya, karena pasarnya jelas.

Jati
pada 24 Jan 2009 08:07 :
Investasi dengan menghijaukan daerah. Tinggal dipikirkan keberlanjutan penanamannya. Jangan sampai nanti semua pohon habisa dijual







