5 Jan 2009 08:09 - Asep Saefullah
Kulon Progo Kembangkan Tanaman Hias
KULON PROGO : Peningkatan kesejahteraan masyarakat, membuat permintaan terhadap tanaman hias terus meningkat. Kondisi ini perlu direspon dengan baik oleh para pengelola bisnis tanaman hias. Antara lain dengan mengembangkan usahanya serta mencari jenis-jenis tanaman yang menjadi tren.Pemerintah Kabupaten Kulon Progo merespon peluang itu dengan membangun Pusat Penjualan Tanaman Hias (PPTH) Kulon Progo. PPTH itu terletak di Komplek Rest Area Desa Sindutan, Kecamatan Temon.
Toyo Santoso Dipo, Bupati Kulon Progo mengatakan bisnis tanaman hias sudah kembali bergairah setelah terjadi kelesuan pasca booming anturium khususnya gelombang cinta, beberapa waktu lalu. "Selain lebih bergairah, masyarakat juga lebih rasional. Hanya jenis tanaman dengan berkualitas baik yang harganya tinggi," kata Toyo.
Bupati berharap PPTH akan menjadi shoow room bagi seluruh pengusaha tanaman hias di Kulon Progo untuk memperluas pamasaran. Sehingga di masa mendatang akan dapat memajukan usaha tanaman hias dan bunga.
"Saat ini untuk mencukupi kebutuhan bunga di Yogyakarta harus diambil dari Tawangmangu dan Kopeng. Pengusaha tanaman hias harus berupaya agar kebutuhan bunga tersebut bisa diambil dari Kulon Progo,” imbuh Toyo.
Agus Langgeng Basuki, Kepala Dinas Pertanian dan Kelautan Kulon Progo mengatakan PPTH dikelola oleh kelompok Sekar Binangun dengan anggota 35 pengusaha tanaman hias se Kulon Progo. "Fasilitas yang ada berupa 4 unit ruko dan 10 unit tenda untuk shoow room dan tempat penjualan tanaman, "katanya.(BJ-33)
Komentar
Marina
pada 5 Jan 2009 09:28 :
Soal tanaman hias harus rasional. Jangan ikut mimpi dengan gelombang-gelombang harga yang tak masuk akal.







