23 Jan 2009 07:55 - Exwan Novianto
Komedi Putar, Memutar Ekonomi Rakyat
BANTUL : Sekumpulan anak-anak terlihat ceria. Mereka menikmati komedi putar. Hiburan rakyat itu digelar di lapangan Jalan Raya Bantul Kilometer 6.Tiga buah komedi putar disiapkan untuk menghibur anak-anak selama dua minggu. Penyelenggara hiburan ini adalah rombongan asal Cilacap. Mereka selalu berpindah tempat untuk menghibur anak-anak sekaligus mencari nafkah bagi keluarganya. "Hiburan ini dibuka tanggal 18-26 Januari 2009," kata Muryanto, pekerja komedi putar.
Untuk dapat menikmati hiburan anak-anak ini, mereka dipungut biaya Rp 4 ribu. Selama dibuka, penjualan karcis dapat terjual 70 lembar per hari. Dari uang itu, Rp 50 ribu dipakai untuk membeli bahan bakar solar. Sedangkan sisanya dibagi 7 orang pekerja.
"Hari-hari ini masih sepi, kalau dihitung-hitung pas-pasan. Sekadar cukup untuk makan," ujar Muryanto dengan nada rendah.
Kegiatan ini juga memberi peluang bagi sebagian warga sekitar untuk membuka warung tenda. "Mumpung ada keramaian ini, Saya buka warung minum dan jajanan. Lumayan, ini dapat menambah pendapatan keluarga," kata Suparmi.
Meskipun tidak segemerlap hiburan kota, hiburan rakyat ini cukup memberikan manfaat. Bukan hanya penyelenggara dan penikmat huburan, namun juga perekonomian lokal dapat bergulir.(BJ-33)
Komentar
sadar husen
pada 15 Dec 2009 19:59 :
usaha yang patut dibanggakan, walau kelihatan kecil tapi berpenghasilan sangat besar. salut, dimana cari mesin2nya ya? 







